DINAMIKA
Dina Elita Puspitasari
home
message
Writings
doodles
archive
theme made by gyapo
powered by Tumblr
1 month ago
0 notes - reblog
Watch "POWER METAL - Angkara ( Official Video )" on YouTube

Lagu yang dinyanyiin Bang In pas fancy april kemaren. Suangaaaarrrr videonya keren bangeeett :))

2 months ago
1 note - reblog
— Ketika dihadapi 2 pilihan antara ‘mencintai diri sendiri tetapi tidak dicintai orang lain’ dengan ‘dicintai orang lain tapi membenci diri sendiri’, mana yang akan kau pilih?

Status diatas ditulis oleh teman saya 2 hari yang lalu di timeline Line, dan saya sendiri (yang jarang buka timeline) baru liat kemarin malam. Namun dua pilihan tersebut cukup menggangu otak saya sehingga ketika bangun pagi saya masih memikirkan pilihan ini.


Lebih baik mana? Cinta diri sendiri tapi dibenci, atau dicintai orang lain namun benci diri sendiri?


Namun yang lebih saya pertanyakan, memangnya tidak mungkin jika bisa mencintai diri sendiri, sekaligus dicintai orang lain? Mengapa kita tidak mencoba menemukan jalan keluar yang lebih baik dari 2 opsi sebelumnya, tanpa perlu menghadirkan rasa tidak suka.

Saya pikir mencintai diri sendiri itu perlu, banget. Namun, membuat diri sendiri dicintai oleh orang lain juga salah satu usaha untuk mencintai diri sendiri.

I mean, kita tidak bisa selamanya hanya berpusat pada diri sendiri. Tidak bisa selamanya kumaha aing atau karepe dewe. Karena dengan perhatian berlebih pada diri sendiri menjadikan kita manusia yang tidak peka terhadap sekitarnya.

Memangnya mau karena tidak suka mandi jadi dijauhi orang karena bau? Atau karena memikirkan keuntungan diri sendiri kita jadi merugikan orang lain? Dalam jangka panjang jika terus terusan mengumpulkan rasa benci atau tidak suka dari luar, sama saja dengan menumpuk stress yang akhirnya bisa membuat kita membenci diri sendiri.

Dari sisi lain, membuat orang mencintai kita tidak harus dengan merubah diri sendiri sepenuhnya didepan orang yang kita tuju. Karena dengan ‘memalsukan’ diri sendiri sama dengan menutup potensi diri kita yang bisa jauh lebih baik dari ‘kepalsuan’ kita.

Lalu, bagaimana dengan mereka yang membenci kita? Jadikan mereka sebagai bahan evaluasi diri. Sisanya biarkan saja. Haters gonna hate. Masih banyak hal lebih baik yang bisa kita lakukan selain membenci orang lain.


Sabtu, 21.06.14
08.44 AM

2 months ago
0 notes - reblog

"bahan untuk direnungkan saat mandi"
- Nindy
3 months ago
3 notes - reblog
You’re Not In Love, You’re In Love With The Idea Of Love | Thought Catalog

Self reminder :”)

3 months ago
1 note - reblog
"Makan yuk"
Kata paling sering terdengar di sekre Inddes
4 months ago
0 notes - reblog
next
1/280